https://jurnal.ilkom.fs.umi.ac.id/index.php/respon/issue/feedRESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI2026-07-23T05:55:53+00:00Zelfiazelfia.zelfia@umi.ac.idOpen Journal Systems<p>RESPON Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi adalah untuk publikasi Mahasiswa yang terbit empat kali dalam setahun, yang diterbitkan pada bulan Januari, April, Juli dan <em>Oktober.</em> Jurnal ini dikelola sejak Januari 2020, dalam hal ini Volume 1 yang terdiri dari artikel berbasis penelitian dan / atau artikel konseptual dalam komunikasi.</p> <p>RESPON Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi diterbitkan oleh Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia. Penerbit hanya menerima karya asli, yang belum dipublikasikan di tempat lain. Artikel harus dikirimkan melalui situs ini sesuai dengan format kami. Artikel yang dikirim akan ditinjau dan diedit untuk keseragaman format, istilah, dan prosedur lainnya. Artikel yang diterbitkan dalam bidang ilmu komunikasi yang dikaitkan berbagai disiplin keilmuan, dan sudut pandang, budaya, politik, ekonomi, sosial dan teknologi.</p>https://jurnal.ilkom.fs.umi.ac.id/index.php/respon/article/view/381Komunikasi Antarbudaya Pada Mahasiswa Internasional Dengan Mahasiswa Lokal Di Universitas Muslim Indonesia2026-07-23T05:25:28+00:00Ayu Kirani Hasmyayukiranihasmy14@gmail.comZelfia Zelfiazelfia.zelfia@umi.ac.idMuhammad IdrisMuhammad.idris@umi.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait proses adaptasi serta hambatan apa yang dihadapi mahasiswa internasional dalam menghadapi komunikasi antarbudaya di Universitas Muslim Indonesia. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenoligis. Terdapat 8 informan dalam penelitian ini yang merupakan mahasiswa lokal dan internasional dari beberapa negara dan bestatus sebagai mahasiswa aktif di Universits Muslim Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi antar budaya pada mahasiswa internasional dengan mahasiswa lokal meliputi interaktif, transaksional dan dinamis. Selain itu, terdapat beberapa hambatan yang dialam dalam proses komunikasi antarbudaya diantaranya yaitu adanya perbedaan bahasa serta adanya kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Cara penyesuain diri yang dilakukan oleh semua informan yaitu lebih mengenal dan mempelajari lagi bahasa, budaya hingga kebiasaan yang ada di makassar. Berada di lingkungan masyarakat yang berbeda secara sosial dan budaya kemungkinan seseorang menghadapi berbagai masalah baru terutama bagi mahasiswa internasional . Perbedaan yang muncul akan berpengaruh terhadap proses adaptasi di lingkungan baru. Adaptasi dapat merupakan masalah yang dihadapi mahasiswa internasional dalam menjalani proses studi di luar negeri. Terlebih terjadi pada mahasiswa internasional yang kuliah di Universitas Muslim Indonesia mengingat di Makassar sendiri cukup banyak budaya yang berbeda-beda yang berasal dari suku yang ada di daerah tersebut.</p>2026-07-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.ilkom.fs.umi.ac.id/index.php/respon/article/view/382Pola Komunikasi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Enrekang 2026-07-23T05:33:26+00:00Novita Adriani novitaadriani1007@gmail.comKaharuddin Kaharuddinkaharuddin.fs@umi.ac.idAndi Muttaqin Mustari andi.muttaqin@umi.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji pola komunikasi guru dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Enrekang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari kepala madrasah, guru matematika, dan enam peserta didik kelas V. Hasil penelitian menunjukkan guru menerapkan pola komunikasi satu arah dengan media visual dan permainan untuk mendukung pembelajaran observasional serta komunikasi dua arah dan multi arah melalui diskusi, tanya jawab, dan bimbingan sebaya untuk membangun pengetahuan secara interaktif. Faktor pendukung mencakup fasilitas sekolah, program numerasi, peningkatan kompetensi guru, dan penggunaan bahasa yang mudah dipahami. Adapun hambatan meliputi rendahnya motivasi siswa, perbedaan <br>karakter, dan kurangnya keberanian bertanya.</p>2026-07-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.ilkom.fs.umi.ac.id/index.php/respon/article/view/383Pola Komunikasi Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Di UPT SMP Negeri 2 Pinrang2026-07-23T05:39:56+00:00Nur Rahmah nurrahmahh27@gmail.comAhdan S ahdan.s@umi.ac.idIzki Fikriani Amir izkiamir@umi.ac.id<p>Komunikasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa melalui interaksi antara guru dan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi guru dalam membentuk karakter siswa melalui pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di UPT SMP Negeri 2 Pinrang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta mengacu pada teori kepercayaan, nilai, dan belajar sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan komunikasi dua arah secara efektif, memadukan bahasa Indonesia untuk pemahaman dan bahasa daerah untuk kedekatan emosional. P5 dilaksanakan dengan baik melalui lima tema utama, dan berkontribusi pada pembentukan karakter, kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab siswa. Komunikasi interpersonal yang terbuka dan efektif antara guru dan siswa menjadi kunci <br>keberhasilan program ini. Adapun tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pelatihan teknis bagi guru serta keterbatasan literasi digital, khususnya di kalangan guru senior. </p>2026-07-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.ilkom.fs.umi.ac.id/index.php/respon/article/view/384Komunikasi Budaya Upacara Adat Rambu Solo Dalam Mempertahankan Nilai Leluhur Di Kabupaten Toraja 2026-07-23T05:44:15+00:00Rizkia Aviva Yusuf Rizkiaviva27@gmail.comHadawiah Hadawiahhadawiah.hadawiah@umi.ac.idMuh. Rayes IbrahimRayes_ibrahim@umi.ac.id<p>Kabupaten Toraja atau suku Toraja dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki kekayaaan warisan budaya dan potensi pariwisata yang tinggi. Salah satu tradisi yang menjadi ciri khas suku Toraja adalah upacara kematian Rambu Solo. Pelaksanaan rangkaian ritual upacara ini melibatkan pengorbanan puluhan hingga ratusan babi dan kerbau. Tradisi rambu solo’ merupakan bagian integral kehidupan yang sudah berlangsung ratusan tahun. Masyarakat Toraja menganggap Rambu solo’ sebagai identitas budaya dan memegang peran penting dalam menjaga ikatan sosial melalui pelibatan berbagai lapisan masyarakat dalam acara.Rambu Solo' memiliki akar sejarah bersumber dari kepercayaan leluhur masyarakat Toraja yang dikenal sebagai Aluk To Dolo atau "Jalan Leluhur. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui <br>Komunikasi Budaya Upacara Adat Rambu Solo Dalam Mempertahankan Nilai Leluhur Di Kabupaten Toraja. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini Menunjukkan bahwa Upacara adat Rambu Solo’ bukan hanya prosesi pemakaman, tetapi merupakan wujud komunikasi budaya yang memadukan nilai spiritual, sosial, dan simbolik. Melalui rangkaian ritual, simbol, dan interaksi sosial, tradisi ini berhasil mempertahankan identitas serta memperkuat solidaritas masyarakat Toraja lintas generasi. Selain itu, upacara ini juga menjadi media pewarisan nilai dan norma adat yang efektif, karena setiap unsur yang terlibat mengandung pesan budaya yang dapat dipahami, dihayati, dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, Rambu Solo’ berperan penting dalam menjaga kesinambungan tradisi, memperkuat hubungan antarkelompok, dan menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai budaya bagi generasi penerus.</p>2026-07-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 https://jurnal.ilkom.fs.umi.ac.id/index.php/respon/article/view/385Representasi Pesan Kemanusiaan dalam Trailer Film Hayya 3: Gaza: Analisis Semiotika Roland Barthes2026-07-23T05:49:45+00:00Fauziah Ramdanifauziah_ramdani@stiba.aci.idZelfia Zelfiazelfia.zelfia@umi.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan semiotika Roland Barthes pada trailer film Gaza (Hayya 3), sebuah film tentang anak yatim piatu dari relawan kemanusiaan yang wafat di Palestina dan pertemuannya dengan Hayya. Metode penelitian yang <br>digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi digital terhadap 6 cuplikan utama—meliputi adegan, dialog, dan simbol visual—serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trailer berdurasi 2 menit 15 detik ini menggabungkan potongan adegan pemain dengan video riil, seperti aksi kemanusiaan di Monas dan pria pembawa bendera di tengah asap. Melalui konsep tanda Barthes, objek visual seperti bendera, syal, jilbab, dan baju Palestina bertindak sebagai signified (petanda) yang mempertegas identitas film. Sebaliknya, orasi kemanusiaan dan pengeboman bangunan bertindak sebagai signifier (penanda) ekspresi film. Secara denotasi, <br>tangisan Hayya dan aksi ketapel pemuda menunjukkan kepiluan serta perjuangan fisik. Secara konotasi, tangisan tersebut memicu destabilisasi makna (multi-tafsir) bagi penonton, sementara ketapel menyimbolkan keterbatasan yang tidak menyurutkan semangat juang. Penelitian ini berkontribusi penting pada studi komunikasi Islam dengan membuktikan bahwa trailer film efektif menyampaikan pesan dakwah dan keagamaan yang mendalam melalui simbol visual dan <br>audio.</p>2026-07-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026