Fenomena Komunikasi Perilaku Kompetitif Pada Komunitas Remaja Fandom Exo-L Di Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.33096/respon.v6i1.280Keywords:
Perilaku, Komunitas Fandom EXO-L, KompetitifAbstract
Budaya Pop atau budaya popular merupakan efek dari globalisasi dan berkaitan
dengan masalah sehari-hari seperti superstar, fashion transportasi, gaya hidup, dan
sebagainya yang dapat dinikmati oleh semua orang atau kalangan tertentu. Meningkatnya
penggemar K-pop diseluruh belahan dunia memunculkan bebagai macam komunitas fans
atau penggemar K-pop yang sering disebut fandom. Fandom adalah fans club atau nama
kelompok fans dari grup tertentu. K-Pop memiliki banyak penggemar tidak hanya di
ibukota (Jakarta), tetapi juga ikut dalam komunitas Fans club K-Pop sesuai dengan daerah
mereka. Musik Pop korea memiliki banyak penggemar setia yang terbagi dalam komunitas
fandom yang sesuai dengan boyband atau girlband idola. Beberapa komunitas fandom
tersebut antara lain ELF, Army, Blink, EXO-L, CITIZen, Sone dan masih banyak lagi.
Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena perilaku kompetitif dalam aktivitas
pada komunitas remaja fandom EXO-L di Makassar. Metode yang digunakan adalah
kualitatif analisis deskriptif menggunakan Pendekatan Fenomenalogi dengan Teknik
pengumpulan data observasi dan wawancara secara mendalam. Teori yang digunakan
adalah teori atribusi, Kelompok, dan Konstruksivisme. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan pada perilaku kompetitif penggemar
remaja fandom EXO-L. Kecenderungan pada K-POP EXO-L menjadi fanatic dan akan
berdampak pada perilaku kompetitifnya, seseorang yang fanatik akan cenderung
berperilaku kompetitif untuk membuat idolnya lebih unggul dari yang lain.