Pola Komunikasi Guru Dalam Mencegah Perilaku Bullying Di Kalangan Siswa Sma Negeri 7 Makassar
DOI:
https://doi.org/10.33096/respon.v7i2.395Keywords:
Pola Komunikasi, Guru, Perilaku BullyingAbstract
Studi ini menginvestigasi motif perilaku bullying di kalangan siswa SMA Negeri 7 Makassar dan pola komunikasi guru dalam mencegahnya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor seperti tekanan emosional, pengaruh teman sebaya, dan kurangnya kasih sayang keluarga mempengaruhi perilaku bullying. Guru mengimplementasikan komunikasi edukatif dan partisipatif untuk menanggulangi masalah ini. Temuan ini menyoroti peran penting komunikasi guru dalam membentuk sikap anti-bullying di sekolah.
References
Adiyono, A., Adiyono, A., Irvan, I., & Rusanti, R. (2022). Peran Guru Dalam Mengatasi Perilaku Bullying. Al Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 649.
Ali Mohamad dan Asrori Mohamad, (2006). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Bumi Aksara.
Anggraini, E. S. (2021). Pola Komunikasi Guru Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Melalui Bermain. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 7(1), 27.
Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta: Jakarta.
Astuti, P.R. (2008). Meredam Bullying: 3 cara efektif mengatasi kekerasan pada anak. Jakarta: PT. Grasindo.
Bu’ulolo, S., Zagoto, S. F. L., & Laia, B. (2022). Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mencegah Bullying Di SMA Negeri 1 Amandraya Tahun Pelajaran 2020/2021. Counseling For All (Jurnal Bimbingan Dan
Konseling), 2(1), 53–62.
Cangara, Hafied. 2016, Pengantar ilmu komunikasi. jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Degdo, Sakti dkk. 2024. Pengantar Ilmu Komunikasi.
Deddy, Mulyana. 2006 Pengantar Ilmu Komunikai. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Duryanto. (2013). Ilmu Komunikasi. PT. Sarana Tutorial Nurani Sejahter: Bandung.
Haris, M. (2008). Pola Komunikasi Antara Guru Dan Murid Dalam Kegiatan Ekstrakulikuler Di Panti Asihan Yatim Piatu Al-Andalusia Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri.
Hidayati. (2012). Bullying pada anak: Analisis dan alternatif solusi. Jurnal Insan, 14(1), 41–48.
http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/artikel 5-14-1.pdf
Ian, A., & Raya, P. (2021). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengurangi Kasus Bullying di Madrasah. 1, 537–546.
Iskandar, W. (2019). Kemampuan_Guru_Dalam_Berkomunikasi_Terha. 3(2).
Kusumawardani, L. H., Dewanti, B. R., Maitsani, N. A., Uliyah, Z., Dewantari, A. C., Laksono, A. D., Saraswati, G. I., Nugroho, K. A., Lestari, A. D., & Laila, N. R. (2020). Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Perilaku Bullying Melalui Metode Edukasi Dan Role Play Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surbaya, 15(2), 162–171. https://doi.org/10.30643/jiksht.v15i2.73
Lexy. J. Moleong.(2014). Metodelogi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya: Bandung.
Maunah, B. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembentukan Kepribadian Holistik Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 1, 90–101. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.8615
Mawardah, M. (2010). Hubungan antara regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku bullying. Jurnal Ilmiah
Ningsih, S. W., & Sari, D. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tindakan Bullying Pada Anak Usia Sekolah Di SDN 63 Lubuk Basung The Factors Influencing Bullying Actions At School-Age Children In Elementary School 63 Lubuk Basung. Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi, 9(2), 162–168.
Nurlelah, S. G. M. (2019). Dampak Bullying terhadap Kesehatan Mental Santri (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung). Fikrah: Journal of Islamic Education, 3(1), 72 86.
Pawito. 2007.penelitian komunikasi kualitatif. yogyakarta: LKIS Yogyakarta Rada, A. M., Pascasarjana, P., Khairun, U., Artikel, I., & Sanctions, L. (2022). Pencegahan Perilaku Perundungan (Bullying ) Pada. 1(1), 14–21. Richie Jane, dalam Lexi J. Moleong, "Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, cet. Ketigapuluh, Maret 2012), hIm. 6
Rila, N. (2017). Hubungan Komunikasi Interpersonal Kepala Sekolah dengan Kinerja Administrasi Sekolah Menengah Atas Negeri Sekecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository, 15–17.
Richard, West & Tunner Liynn H. 2007.Pengantar Teori Komunikasi, Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Humnaika
Suranto A.W. (2011)Komunikasi Interpersonal. Graha Ilmu: Yogyakarta.
Sulfemi, Wahyu Bagja. (2016). Modul Pembelajaran Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bogor : STKIP Muhammadiyah Bogor.
Sulfemi, Wahyu Bagja dan Hilga Minati. (2018). Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas 3 SD Menggunakan Model Picture And Picture dan Media Gambar Seri. JPSD. 4 (2), 228- 242.
Sulfemi, Wahyu Bagja. (2019). Bergaul Tanpa Harus Menyakiti. Bogor : Visi Nusantara Maju.
Sulfemi, Wahyu Bagja. (2019). Menanggulangi Prilaku Bullying Di Sekolah. Bogor : Visi Nusantara Maju.
Viviani, A. S., Hairunisa, & Kristanto, A. A. (2018). PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN SISWA DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING SISWA (Studi Kasus di SMP N 25 Samarinda). EJournal Ilmu Komunikasi, 6(3), 2502.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
